Yuhuuuu..
Aku kembali lagi ni B-)
Sebelumnya aku bikin quote yang bagus nih buat kalian yang mau gombalin gebetan kalian *manggut-manggut*
"Rumah ada 2 pintu, lemari ada 2 pintu, kulkas juga ada yang 2 pintu, tapi ku pastikan pintuku hanya 1 dan hanya untukmu" *dilemparsendal*
Oke langsung aja ya daripada bertele-tele karena aku liat kalian udah pada gak sabar baca catatan pendek ku ini xP
Tadi di kampus sempet rampok-rampok dengar obrolan adek adek tingkat. Pada ngomongin pasangan mereka yang merokok. Entah kenapa dari obrolan mereka yang dapat aku tangkap itu perokok sepertinya lebih cinta rokok daripada pasangannya. Dan tentu saja setelah aku berfikir keras dan menerawang, aku dapat mastikan kalau mereka itu paling gak suka sama rokok xD. Padahal menurut survey apabila kita merokok dengan tersenyum, maka tetap akan menambah umur kita xD *kalo gak percaya googling aje :p*
Tapi emang salah ya kalo lebih cinta rokok daripada pasangannya sendiri? Kalo ada yang bilang salah, tolong jelaskan padaku isi hatimu *eh* maksud aku jelaskan apa yang salah. Kalo ada yang bilang, "Sayang, merokok itu ngerusak kesehatan loh.. koq kamu masih aja merokok sih?". Dari temen temen aku sih kalo ditanya gitu pasti pada bilang karena enak. Mungkin bagi kalian yang merokok mikirnya merokok itu gak sehat dan gak enakin. Tapi bagi mereka yang perokok merasa rokok lah sumber kesehatan mereka.
Sama seperti cinta. Semua orang tau pahit dan sakitnya percintaan, tapi kenapa masih aja mereka mau bercinta? Ya tentu jawabannya karena enak. Mereka para pecinta menganggap cinta lah sebagai sumber kesehatan mereka. Itulah kenapa perokok masih saja merokok meskipun mereka tau dampak negatif dari rokok yang mereka hisap itu.
Ngomongin masalah dampak, sebenarnya dampak negatif akibat cinta lebih parah daripada rokok loh. Dampak cinta itu lebih pada kejam karena sudah menyangkut kejiwaan. Sadis deh pokoknya. Coba kamu googling, yahooing, atau yang laing sebagainying, ada gak orang bunuh diri gara-gara rokok? Mungkin ada, tapi bakalan dikit banget tuh, berani aku jamin xP. Tapi ada gak orang bunuh diri gara gara masalah cinta? Tentunya jawabannya banyak :p. Jadi sebenarnya cinta itu bisa lebih membunuh daripada rokok.
Dan taukah kamu, rokok itu teman setia para perokok. Di kala senang, sedih, susah, rokok selalu ada buat perokok *ya asal ada uang aja sih xP*. Nah kamu kamu pasangannya bisa gak selalu setia ada buat mereka perokok, di kala senang ataupun susah? Tentu kalin bakal jawab "bisa". Tapi pada kenyataannya nantinya, ada saja saat kalian tidak bisa menemani pasangan kalian yang perokok. Sudah terbukti dan teruji secara klinis di institut percintaan *halah*.
Mungkin itulah beberapa alasan perokok lebih memilih mencintai rokok daripada kamu kamu para pasangannya hahaha kabuuuuuuuuur *takut ditoyor satu kampung*
No comments:
Post a Comment
bagi komennya di sini (^_^)/